Profil, Biodata dan Perjalanan Karir indra sjafri

Category : INDONESIA, PROFIL, PROFIL PELATIH
Profil, Biodata dan Perjalanan Karir indra sjafriby adminon.Profil, Biodata dan Perjalanan Karir indra sjafriPada 22 September 2013, Indra Sjafri sukses membawa tim asuhannya, Timnas Indonesia U-19 menjuarai Turnamen Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013 setelah di final mengalahkan tim kuat Vietnam dalam pertandingan dramatis yang berujung adu penalti, di mana tim Indonesia menang dengan skor 7-6 setelah bermain imbang 0-0 hingga perpanjangan waktu. Gelar juara ini merupakan gelar pertama […]

Pada 22 September 2013, Indra Sjafri sukses membawa tim asuhannya, Timnas Indonesia U-19 menjuarai Turnamen Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013 setelah di final mengalahkan tim kuat Vietnam dalam pertandingan dramatis yang berujung adu penalti, di mana tim Indonesia menang dengan skor 7-6 setelah bermain imbang 0-0 hingga perpanjangan waktu. Gelar juara ini merupakan gelar pertama Indonesia sejak 22 tahun terakhir dimana Indonesia tak pernah meraih satupun gelar juara baik di level Asia Tenggara maupun level yang lebih tinggi.[5] Kemenangan Timnas U-19 ini membuat nama Indra Sjafri mulai dikenal secara luas di dunia sepak bola tanah air. Prestasi ini diikuti keberhasilannya membawa Garuda Jaya (julukan Timnas U-19) melangkah ke putaran final AFC Cup 2014 di Myanmar. Di pertandingan terakhir Grup C, Evan Dimas dkk mengandaskan juara 12 kali Piala Asia U-19, Korea Selatan, dengan skor 3-2.

Sebelumnya, pelatih asal Lubuk Nyiur, Sumatera Barat, itu mewakili karirnya di sepakbola sebagai pemain. Ia pernah membela PSP Padang pada periode 1986-1991. Indra juga sempat bekerja diantaranya sebagai pegawai kantor pos, instruktur dan pemandu bakat di PSSI.

Pada 1997, ia mendapat lisensi C AFC, kemudian naik ke level B pada 1998 dan A pada 1999. Setahun kemudian, Indra turut serta dalam kursus penyegaran pelatih yang merupakan bagian dari program FIFA Futuro. Ia juga mengambil lisensi A AFC Instruktur Akar Rumput FIFA pada tahun yang sama.

Profil, Biodata dan Perjalanan Karir indra sjafri Pelatih Timnas Indonesia U 19

Suami Temi Indrayani itu kemudian semakin dikenal ketika membesut Timnas U-16 di babak penyisihan Piala Asia U-16, Thailand. Namun ia gagal mengantarkan Merah Putih ke podium juara. Barulah pada 2012, Indra dipercaya melatih Timnas Indonesia U-17. Tampil di turnamen HKFA International Youth Football Invitation Tournament 2012, Timnas Junior berhasil merebut gelar juara.

Sayangnya setelah prestasi tersebut, Indra menjadi korban kisruh internal PSSI. Ia sempat dipecat bersama para pelatih timnas berbagai usia. Meski begitu, Indra tetap pada cita-citanya untuk membina pemain di usia muda.

Indra memang sangat peduli pada pembinaan pemain di usia muda. Dia menganggap, melorotnya prestasi timnas adalah dampak dari kurangnya pembinaan di usia dini. Sejak 2011, tak kurang dari 43 daerah sudah dikunjungi Indra untuk mencari bibit-bibit terbaik. Hasilnya terbukti nyata. Nama-nama seperti Evan Dimas, Muchlis Hadi atau Paulo Oktavianus Sitanggang adalah buah dari “blusukan” Indra ke seluruh penjuru negeri.

“Saya berusaha menanamkan mental dan kepercayaan diri yang kuat kepada anak-anak. Karena selama ini, mental yang dibangun selalu memposisikan kita berada di bawah,” kata Indra. “Jadinya, kita kalah terus, tak peduli siapa pun lawannya.”

Author: 

Related Posts

Leave a Reply